Sinetron Yang Mem-Bete-Kan

Itulah salah satu alasan yang paling dominan kenapa aku paling males nonton sinetron-sinetron sekarang ini... Benernya dari dulu siy, cuman baru belakangan ini aja aku ngerasa kok kayaknya tambah jijai yah... Gara-gara aku liat salah satu sinetron yang dibikin gaya musikal model Bollywood gitu deh, lagu-lagunya juga lagu film bollywood cuman diganti bahasa indonesia aja. Jalan ceritanya juga klise banget... peran protagonisnya baeekkk banget sementara peran antagonisnya jahaaattt banget... Kebanyakan sinetron sekarang gitu semua bukan... Jadi bosen... What bothers me so much is not about the Bollywood style (coz I like few Bollywood films tapi cuman yang ada pesan moralnya 'n juga yang lucu, kebanyakan tentang keluarga, hubungan ortu dan anak, persahabatan... ya kaya gitu-gitulah, ga cuman roman melulu), tapi inti cerita sinetronnya 'n "adaptasi"nya itu loh... (daripada "adaptasi" maybe lebih cocok pake istilah "jiplakan" kali yah...).

Sinetron yang kebanyakan mengusung tema percintaan remaja juga ga kalah jijai... Ga ada unsur pendidikannya sama sekali... Yang bikin prihatin tuh ya (selaen bosen ngeliat cerita yang kayak gitu-gitu aja, yang terlalu didramatisir 'n terlalu di-mellow-mellow-in) pernah kepikir ga siy kalo yang nonton sinetron-sinetron itu ga semuanya dah dewasa 'n bisa berpikir logis (jangan ngebahas "cinta ini kadang-kadang tak ada logika" kayak lagunya Agnes Monica deh... Coz kita dah tau kalo a serious relationship itu ga melulu bicara soal perasaan aja). Dan mereka ini menelan mentah-mentah semua informasi tersirat dari sinetron-sinetron semacam itu... Akibatnya ya ga heran kalo banyak cewek muda gampang digombalin ama cowok-cowok, gampang tertipu, berpikir kalo cinta itu cuman soal rasa bahagia, deg-deg-an, rasa kangen, rasa pe-de karna ada pasangan yang bisa dijadiin tempat bermanja-manja, ada yang perhatian, dll... We all know that love is so much more than that... Love is not just about feelings, but it's about respect, faithfullness, appreciation, and commitment...

Film adalah salah satu media yang powerful banget buat mendoktrinasi penontonnya. Kalo mau mendidik atau membentuk moral bangsa, pakelah film... Bikin film 'n sinetron yang bermutu, yang ga semata-mata berorientasi pada pandapatan. Visi yang jelas 'n kreativitas dijamin bisa mengalahkan pandangan bahwa kalo bikin film yang bermutu itu ntar ga laku, coz masyarakat senengnya film-film yang kayak gitu (yang tokoh protagonis ama antagonisnya berlawanan banget, macem film "bawang merah bawang putih", "istriku sayang istriku malang", dll). Tentu aja supaya sukses banyak banget pihak yang harus menyadari hal ini, bukan cuman pembuat film / sinetron, tapi juga stasiun TV (aku pernah denger curhat pengalamannya salah seorang sutradara yang ditolak filmnya ama salah satu stasiun TV dengan alasan ga bakal laku coz masyarakat itu lagi seneng ama film-film macem "bawang merah bawang putih" itu, padahal filmnya bermutu tuh), pokoknya ngelibatin semua insan media deh... Aku cuman mikir kalo semua dah sepakat untuk gak lagi menjadi follower (memberi tontonan yang klise 'n bermutu rendah dengan alasan masyarakat yang demen coz ratingnya tinggi), tapi menjadi leader (memberi tontonan yang bermutu, mendidik, 'n juga menghibur), pasti ntar akhirnya masyarakat juga ikut kebawa deh...

Kenapa aku nulis ini? Pertama gara-gara tadi abis baca milis yang beberapa tuh ngebahas tentang serial film "Jomblo" 'n mereka pada komentar kalo serial "Jomblo" itu kayak angin segar di tengah-tengah sinetron-sinetron laen yang tema 'n ceritanya hampir seragam (klise ghetto deh). Udah gitu lucu pulak hihihi... Trus yang kedua, gara-gara pas liburan akhir taon lalu aku kan mudik... Aku liat pembantu-pembantu di toko demen banget nonton sinetron-sinetron yang ga mutu gitu... trus kepikir deh, apa ya yang masuk di pikiran mereka yang masih belasan tahun itu? Udah lagi masa puber, eh dicekokin ama cerita cinta macem roman picisan gitu... Prihatin banget kan... Ayo dunk insan film 'n sinetron, kalian punya andil besar dalam menentukan arah langkah generasi bangsa, ciayooo!!!

24 Things To Remember

Kehadiranmu adalah sebuah hadiah bagi dunia
Kamu adalah UNIK dan satu - satunya yang ada .
Hidupmu dapat menjadi apapun yang kamu inginkan
Pergunakanlah hari - hari yang ada dengan baik .

Hitunglah BERKATMU dan bukan MASALAHMU .
Kamu akan mewujudkannya melalui apapun yang ada .
Di antara kamu ada banyak jawaban
Pengertian, Semangat dan JADILAH KUAT DAN BERANI .

Jangan MEMBATASI dirimu sendiri
Banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan .
Keputusan adalah sebuah kesempatan penting
Raihlah impian yang tinggi dalam tujuan yang pasti .

Tidak ada yang lebih sia - sia dari pada rasa khawatir .
Semakin lama seseorang " memikirkan " sebuah masalah akan semakin berat .
Jangan terlalu serius dengan hal - hal yang sia sia
Hiduplah dalam KETENANGAN dan bukan penyesalan dan kepahitan .

Ingatlah KASIH yang sedikit akan terus berjalan
Ingatlah KASIH yang besar adalah untuk SELAMANYA .
Ingatlah persahabatan adalah INVESTASI yang sangat bijaksana
Harga kehidupan adalah KEBERSAMAAN bukan KESENDIRIAN .

Sadarlah bahwa tidak pernah terlambat .
Lakukanlah hal yang kecil dengan cara yang luar biasa dan yang terbaik .
Milikilah semangat yang berkobar - kobar dengan penuh PENGHARAPAN dan KEBAHAGIAN .
Ambillah waktu untuk berbaikan kepada semua orang
......sekalipun itu ,orang yang yang menyakiti hatimu dan mengecewakanmu..........

HAPPY NEW YEAR 2007

Sumber: intranet CBNI


An Inspiration

"You must be the change you wish to see in the world.

If you want love in the world, you must be love.

If you want kindness, you must be kind.

If you want less aggression, you must be less aggressive".

-Mahatma Gandhi-


It's All About Him - a romance thing

By request...

How can we keep trusting God 'n keep our mind secure from random assumptions about someone that we cared about?

Seringkali, dalam menjalin hubungan dengan seseorang yang istimewa (yea, you know, such as "someone"), ada saat-saat dimana kita mempertanyakan sikapnya yang menurut kita nggak jelas. And it didn't stop there. Pikiran kita terus mencari jawabannya dengan cara berasumsi. Yep, kita lebih suka mempunyai beberapa alternatif kemungkinan jawaban dalam pikiran kita daripada membiarkan tanda tanya itu bergantung begitu saja di udara. Tapi, sering tanpa sadar kita menjadikan salah satu asumsi itu sebagai jawaban yang kita yakini, kita memilih untuk mempercayai salah satu asumsi yang ada sebagai kenyataan. Padahal dalam kenyataan yang sesungguhnya (in the real world, not in our mind nor our brain), kita bener-bener ga tau apa yang sebenernya terjadi, atau apa motivasi yang sebenernya dari satu sikap atau perbuatan yang dilakukan oleh seseorang itu.

Berasumsi biasanya memang menjadi default mode dari kebanyakan cewek kalo lagi ngalamin hal yang satu ini. Tapi kita kudu belajar untuk mengendalikan dan menguasai pikiran kita, Karena eh karena... berasumsi itu selaen merugikan (coz hampir semua hal-hal yang kita asumsikan itu ternyata kenyataannya ga kayak gitu, atau bisa dibilang hampir 99% dari semua asumsi kita itu meleset, so kita kan jadi cape sendiri pas dah tau kenyataannya, ternyata kita dah ngabisin banyak waktu buat mikir yang ribet-ribet... ya nggak? Hehehe...), juga bisa beresiko (kita bisa salah paham, marah, 'n meledak ama orang yang pada dasarnya ga bersalah... atau menegur orang yang tidak tepat... kita bisa menghancurkan satu hubungan yang sebenernya masih bisa diperbaiki 'n ditingkatkan lagi). Kuncinya teuteup... komunikasi lancar 'n terbuka yang didasari ketulusan (bukan prasangka, keegoisan, pembelaan diri, kebohongan, dll...).

Tapi di atas semuanya, kita harus tetep inget bahwa Dia yang memegang kendali atas semua hubungan-hubungan kita. Memang nggak semua yang terjadi di dunia ini adalah rencanaNya, tapi semua hanya bisa terjadi atas seijinNya. Kalo kita percaya, berserah, 'n bergantung penuh ama Dia, yang terjadi itu kayak di Roma 8:28.

How can we know exactly, whether someone (our opposite sex) is our forever friend or will be our spouse in the future?

Jawabannya dah pasti... ga ada yang tau 'n ga ada yang bisa memastikan hal itu.

Tapi kadang keinginan kita untuk memastikan masa depan menjadi pemicu yang kuat untuk melakukan semacam komitmen. Pernah nggak janjian ama temen lawan jenis kamu buat berteman selamanya (dengan maksud memastikan bahwa ga bakal ada perasaan apa-apa yang lebih dari temen, biar safe 'n nggak salah mengartikan sikap-sikap kita satu sama lain)... Well... pernah mikir nggak kalo sebenernya dengan janjian kayak gitu secara nggak langsung kita udah membatasi Dia?

Kenyataannya, walopun kita udah komitmen kayak gitu... Tapi siapa yang sebenernya paling tau tentang masa depan? Cuman Dia kan? Belon tentu orang yang sekarang jadi temen kita itu di masa depan bakal tetep jadi temen kita, atau bakal putus hubungan (karna komunikasi yang makin lama makin berkurang), atau bakal jadi sahabat kita yang paling deket, atau bahkan bakal jadi pasangan kita... We'll never know, rite? Kita pengen memastikan semuanya itu saat ini karena pada dasarnya manusia itu feel secure dengan (paling nggak) mengetahui hal-hal yang pasti di masa depan (dalam hal ini di area relationship). Padahal sebenernya kita ga punya hak untuk membatasi Dia... Kalo saat ini kita emang pengen berteman, ya udah bersikaplah sebagai teman... take it easy (but responsible too-lah hehehe... jangan trus jadi TTM yang nggak jelas ituh...) and nyante aja... Let Him lead your steps... Inget juga yang satu ini... pesan dari mayora huehehehe.... Siapa pula itu mayora... Xixixi....

Jadi tambah jelas semuanya... It's not just about us, It's not just about that "someone", but above all... It's all about Him... ^_^

PS: Jadi dapet 'n nulis tentang ini gara-gara obrolan yang berawal dari curhat ^_^ What a revelation... hehehe...


Back @ Da New Year

I'm back! Di rumah selama seminggu telah berhasil menambah volume tubuh yang cukup berarti huehehe... Sampe bawa pulang celana panjang buat dikecilin pinggangnya eh waktu dicoba malah pas... hihihi... Yah abis makan mulu, kapan lagi coba bisa makan nasgor 'n mie goreng bikinan papaku, trus makan jajanan pasar, lontong mie, kolak pisang, puding coklat bikin sendiri, 'n tempe penyet (sambel bikinan cecenya mamaku enak buangettt... sampe makan tempe penyet terus hehehe....).

Hari pertama masuk kantor, orang-orang dah pada muncul dengan tampang sumringah, rame-rame berjabat tangan 'n said "Happy New Year!" Bukannya gimana, aku emang ga biasa berheboh-heboh ria dengan yang namanya taon baru... Pas pergantian taon kemaren aku juga lagi tidur hehehe... Coz buat aku setiap hari itu baru, yang namanya taon baru itu kan cuman perhitungan kalender aja... hehehe... Ya udah aku mah ikutan aja said happy new year sambil sekalian kangen-kangenan ama beberapa orang kantor yang akrab, tapi jujur lebih seru kangen-kangenannya deh daripada ngucapin happy new year hehehe.... Tadi sempet mampir ke dept. Produksi mo cuci gelas di pantry, kangen-kangenan dulu ama Kak Marcel 'n nyicip kue bikinan mertuanya, asli enak banget euy kuenya... Nyam nyam... Hihihi... niat dietnya ditangguhin dulu deh hehehe... Jarang dapet kue enak gitu... Lagian cuman makan beberapa biji doang hehe...

Pas pulang ke rumah, beneran He granted my important wish... Akhirnya setelah melalui beberapa menit nada tinggi, papaku ngeluarin uneg-unegnya tentang sikapku yang selama ini aku gatau... Tapi itu melegakan banget... Aku jadi tau oh ternyata selama ini dia mikir kayak gitu, oh selama ini ternyata dia perhatian banget ama aku cuman aku ga nangkep coz dia ga pernah nyatain itu lewat omongan, oh ternyata dia pengen aku berbagi cerita detail juga ke dia sama kayak yang selama ini aku ceritain ke mamaku... Selama ini aku emang ga terlalu banyak communicate ama dia coz aku pikir aku takut ngeganggu dia, to me he seems so busy... jadi pas dia pulang dari toko 'n nonton TV, aku pikir dia mo santai aja setelah seharian cape di toko, aku gatau kalo ternyata dia nungguin aku cerita...

Maybe pikiranku yang gamau ngeganggu dia itu berakar sejak aku kecil. Coz dari TK aku dah terbiasa cerita semua ama mamaku, aku masih inget mamaku selalu nanyain ada kejadian apa aja di sekul 'n ama guru diajarin apa aja (itu waktu aku masih di TK) sepulang sekul... Trus yang ngurus urusan sekul kayak pembagian raport, dll itu selalu mamaku. So maybe karena itu aku jadi terbiasa 'n lebih gampang cerita ama mamaku. Sementara waktu aku kecil, papaku justru lagi kerja keras banget ngerintis usaha toko. Papaku kerja keras sampe jarang ketemu ama aku, pagi-pagi dah berangkat, malem baru pulang... Coz dia gamau aku ngalamin kemiskinan kayak dia, dia pengen kondisiku jauhhh lebih baek daripada kondisi dia sebelumnya... Tapi namanya anak kecil, mungkin dulu yang tertanam di bawah sadarku sampe saat ini adalah "Papaku sibuk, aku ga mau ngeganggu..." Tapi sekarang aku tau kalo ternyata dia pengen juga aku berbagi ama dia... Walopun komunikasi di antara kita masih belon lancar-lancar banget kayak aku ama mamaku, but this is a very good start... paling nggak aku tau kalo sekarang aku mo cerita aku bisa langsung cerita aja tanpa takut ngeganggu. Thank You very much God... ^_^

My Resolution For The New Year

Emm... apa yah? Hihihi... Ok ok... yang jelas dari satu hal yang terus-terusan Dia ingetin ke aku, I shall trust Him more 'n think simple... Itu yang paling penting siy... Yang laen-laen mengikuti hehehe....

Pendek yah? Hihihi.... abis ini aku mo selesaiin kerjaan dulu, ntar siang baru nulis blog lagi, memenuhi request dari seseorang supaya aku nulis tentang hal itu... So... will be right back yah!

Pergi Untuk Kembali

Sekalian sesuai tema hihihi....

Beberapa hari lagi dah ganti taon... 'n 24 jam lagi aku bakal terbang ke Surabaya, then naek mobil menyebrang lautan, kembali ke kampung halaman tercinta hehehe....

Ga kerasa yah... kemaren malem pas jalan kaki pulang dari kantor (di kantor abis ngadain acara natalan bareng semua karyawan) aku sempet mengilas balik semuanya... Lumayan sering aku jadi bimbang kalo mikirin tentang masa depan... yea, you know, my parents are in Bangkalan, while I work here at Lippo Cikarang... and about few other important things... But Dia selalu mengingatkan aku lewat peristiwa-peristiwa yang udah aku alamin selama aku di sini, bahwa hal-hal yang terjadi itu kebanyakan justru adalah hal-hal yang ga pernah aku pikirin atau aku duga sebelumnya, terlintas aja enggak. Mulai dari aku kerja di sini (dulu mah cuman kepikir kerja di Surabaya aja, ga jauh-jauh, lagian aku juga bukan tipe orang yang suka travelling, cape soalnya hehehe...), bidang kerja aku di kantor yang cocok banget, dapet temen-temen baru dari forum jawaban.com, 'n masih banyak lagi hal-hal laen yang di luar bayanganku sebelumnya. Lewat itu semua Dia mengingatkan bahwa semuanya tetap berada dalam kendaliNya, 'n masa depanku aman dalam rencanaNya, walopun aku gatau rencana detailNya itu kayak apa...

He always there whenever I was sad, upset, dissapoint, angry, or happy... He's The One who gives me strength to get through everything... mostly at my lowest point... There's no enough words to tell how great and amazing His love for me... Thank You God...

So, what's your plans for this holiday? Hehehe... Aku pastinya bakal makan terus di rumah hehehe... Pokoknya dipuas-puasin deh hehehe... Trus maen ama Miky terchayank... Ngobrol ama mom 'n dad, ketemuan ama temen-temenku di Surabaya (kayaknya cuman bisa ketemu ama 2 orang deh... Ya gapapalah daripada enggak), ketemu ama ko Lung-lung 'n ce Iin... ^_^ Huaaa..... Udah dulu ya, sekalian ini postingan pamit. Ntar sore aku dah di Jakarta, nginep dulu di temenku, baru besok pagi chao naek pesawat...

"... Selamat tinggal smua... Sampai kita jumpa lagi... Aku pergi takkan lama... Hanya seminggu saja ku akan kembali lagi... Asalkan engkau tetap menanti..."

Open for Serious Only

Terinspirasi dari blognya Delly hehehe... (you are one of my inspiration Dell... cup cup muah) aku juga mo bikin agh perenungan singkat tentang hal-hal yang terjadi selama tahun 2006 ini... Mengingat aku belon tau sempet nge-blog lagi apa nggak soalnya masih kejar setoran artikel sebelon liburan, ini aja dah jam setengah sepuluh tapi aku masih di kantor hehehe... Nyelesaiin kerjaan, ngecek forum bentar, ama nge-blog kalo lagi bosen hehehe...

Taon ini... aku berhasil forgive 'n move on dari satu hubungan, juga belajar banyak hal dari kejadian itu, 'n aku bersyukur banget Dia ngajar aku banyak kebenaran tentang hal-hal yang seharusnya aku lakuin 'n gak aku lakuin. His process is totally amazing... Aku juga dapet temen-temen 'n sahabat baru dari forum jawaban.com ^_^ Hehehe... Piss... Itulah berkatNya yang aku rasa paling gede buat aku, coz as you all know (kalo yang baca blogku dari awal) aku pengen banget punya temen-temen yang seumuran, secara temen-temen kantor 'n temen-temen kos semuanya lebih tua... hehehe... kan biar seimbang gitu. Trus aku juga bikin blog di multiply ini, 'n ga nyangka kalo virus nge-blognya jadi nular ke JDCers hehehe... Belon lagi trade mark-ku "tutul" ternyata juga jadi beken 'n di-copy cat ama beberapa JDCers juga hehehe... Salah satu harapanku bahwa aku bisa bless orang laen lewat tulisanku juga tercapai, baek lewat blog ini, artikel yang aku buat di www.jawaban.com, forum jawaban.com, atau lewat email.

Tahun ini JDCers juga nambah banyakkk... 'n yang ga aku sangka, akhir tahun lalu kita punya harapan kalo tahun depan (berarti tahun ini) bisa diadain acara semacem retret gitu. Cuman jujur waktu taon kemaren aku ga kepikiran sama sekali bakal bisa kejadian, tapi ternyata jadi juga 'n seru banget pas tanggal 9-10 Desember kemaren di Puncak... berkat perkenananNya 'n juga ide 'n kerja keras beberapa orang... Thank you so much for all of you... you know who you are ^_^

Trus... taon ini juga aku akhirnya bisa dapetin SE-k750i yang aku pengen dari taon lalu hehehe... Yang pengen tau cerita lengkapnya bisa klik di sini. Then ultahku tahun ini juga special, dikasih surprise ama JDCers ^_^ dirayain bareng pas kopdar forum di McD CL ^_^ thank you ^_^ Soal kepastian kerja, tahun ini aku juga (akhirnya) udah jadi karyawan tetap sebagai WebContent di CBN, setelah beberapa bulan cuma berstatus karyawan kontrak, malah rencananya tetep berstatus karyawan kontrak sampe tahun depan pheww... Thanx God jadi dipercepat hehehe... Trus September lalu juga sempet dinobatin jadi "employee of the month" bener-bener ga nyangka soalnya biasanya salah satu kriteria employee of the month yang diumumin tuh ramah, suka membantu, dll... yang intinya supel gitu... sementara aku? Hehehe... bukannya minder, tapi aku emang bukan tipe orang yang supel atau gampang ngobral senyum sana sini, aku ga gampang langsung akrab 'n beramah tamah ama orang-orang yang baru aku kenal, makanya aku ga pernah mikir kalo aku bakal jadi employee of the month... But again, it's all becoz of His grace... ^_^ Thanx God...

Ada lagi gak yah? Hehehe... Ntar kalo ada disambung deh... Nah sekarang silakan kasih komen, saran 'n kritik yang membangun buat aku ^_^ Yang satu ini serius yah...

Wonderful Parable of God's Plan

Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan, "Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?" atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?"

Here is a wonderful explanation...

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja, I love your cake."

"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.
"Yaiks," ujar anaknya.
"Bagaimana dgn telur mentah?"
"You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda?"
"Mom, semua itu menjijikkan."

Lalu Ibunya menjawab, "Ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak
jika dilihat satu persatu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan.
Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

Please bear in mind, Tuhan teramat sangat mencintai kita. Apakah Anda tidak menyadari bahwa Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Dia mendengarkan setiap saat kita ingin bicara. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat...

All you have to do is believe that whatever happen to you now is a part of his beautiful plan...

Sumber: conectique

Menjelang Mudik 'n Few Stories

Tanggal 23 Desember ntar aku mudik, naik air asia yang bakal take off dari jakarta jam 11 siang. Kepulangan kali ini aku ga terlalu desperado kayak Agustus kemaren hehehe... Maybe it's becoz aku dah mulai punya sahabat 'n beberapa temen yang nyambung di sini ^_^ But still I mizz my family 'n my friends hehehe... Membayangkan mode ON = kepergianku diiringi soundtrack lagunya Ello "... Selamat tinggal semua... sampai kita jumpa lagi... Aku mudik takkan lama... Hanya seminggu saja ku akan kembali lagi... Asalkan engkau tetap menanti..." hehehe...

Belakangan ini aku bersyukur banget, coz aku bisa share 'n nguatin temen yang lagi ngalamin hal yang similar ama yang udah pernah aku alamin, walo ga persis-persis amat, makanya aku sebut similar... Aku ngerti banget gimana beratnya ngadepin masalah itu sendirian, coz I've been there too. To my friend (you know who you are): Makanya kalo ada apa-apa share aja ke aku, I will share what I've been through coz kita temen senasib hehehe... Sama-sama anak perantauan yang terdampar di daratan Jakarta ini hehehe...

Ada beberapa hal yang aku dapet 2 hari kemaren, tapi rada private jadinya aku tulis di diary aja hehehe... Yang bisa aku share ini:

Jangan pernah mengambil keputusan waktu kita lagi labil. Keputusan yang bener 'n yang sesuai ama kehendakNya itu adalah keputusan yang kita buat saat kita ngerasa damai sejahtera, bukan pada saat kita labil, gelisah, takut, atau bimbang (masih ga tau dengan jelas mana kehendakNya 'n mana keinginan kita). Coz pada saat kita lagi ngalamin masalah, "penglihatan" kita cenderung jadi buram, kita ngerasa jalan di depan itu gelap, ngerasa ga ada lagi yang bisa kita lakuin, ngerasa ga ada kesempatan baru lagi, ngerasa kita harus ngejalanin masa-masa gelap ini selamanya... Dan semua itu ga bener, kita ngerasa semuanya itu seolah-olah nyata coz kita lagi labil. Tapi kalau kita udah bisa menguasai diri, kita bisa tenang, 'n kita bisa melihat dengan lebih jelas, kita bisa lebih peka 'n bisa membedakan mana yang kehendakNya yang terbaik buat kita, 'n mana yang merupakan keinginan kita (yang sifatnya cenderung sementara aja).

Dalam segala hal 'n dalam semuanya, it's all about Him. Yeap, it's not about me, it's not about you, it's not about something else, but it's all about Him, tentang apa kehendak 'n rencanaNya atas kita, tentang gimana blue-printNya atau the big picture yang Dia rancang dalam hidup kita. Ada banyak hal yang ga bisa kita mengerti, ada banyak hal yang mungkin belum bisa kita lihat dengan jelas sekarang, tapi kita bisa terus melangkah dengan yakin kalau kita percaya bahwa He has the best plan for us coz He knows better than us... Segala sesuatu yang sifatnya abadi itu selalu berasal dari Dia, so be patient 'n trust Him completely...

Bangunkan Aku

Denting nadanya melemah
Beriku satu alasan ‘tuk menyerah
Tinggalkan sebuah hati yang tak terjamah
Inikah waktunya untuk pasrah?

Satu kelopak merah gugur
Bekukan tubuh yang tertidur
Namun kecupan segelas anggur
Bangunkan segenap asa yang terkubur

Tidak...

Tangkaiku belum patah
Harapanku belum punah
Bunga mimpiku masih membuncah
Hanya diriku yang bertanya, beranikah?

Inspired from “Courage is not the absence of fear, but rather the judgement that something is more important than fear